Seputar Marketing — Gagasan untuk berdiri di depan kamera dan membuat video untuk audiens Anda bisa terasa sangat menakutkan. Anda takut gagal, mengatakan hal-hal yang memalukan, atau bahkan tidak berhasil menyampaikan apa yang ingin Anda sampaikan dengan lancar dan efektif.

Padahal, ada trik mudah untuk membuat video marketing yang keren dan menarik. Apa saja?

 

1. Menyusun Script

Naskah atau script sangat membantu agar poin-poin pikiran Anda bisa tersampaikan dengan efektif. Sepanjang Anda mengerti bahwa ini bukan esai atau teks pidato, Anda tidak perlu risau bahwa membuat naskah akan malah membuat narasi video Anda jadi membosankan. Caranya?

Langkah awal untuk membuat naskah video adalah dengan menentukan topik. Berangkat dari situ, tuliskan semua detil-detil tentang topik tersebut dalam bentuk poin-poin tanpa memedulikan tatanan atau bentuk tulisan tangan Anda. Baru setelah semuanya terkumpul, susunlah menjadi urutan-urutan tema, sub-tema, dan penjabaran. Lalu buatlah menjadi narasi yang enak dibaca.

Baca naskah Anda keras-keras. Kalau Anda menemukan bagian yang terasa kurang enak di telinga, segera perbaiki. Latih berkali-kali di depan cermin hingga Anda merasa nyaman dengan apa yang Anda sampaikan.

 

2. Pastikan Penataan Kamera Anda Bagus

Salah  satu kekhawatiran terbesar seseorang yang membuat mereka tidak mau muncul di video adalah tampak jelek di depan kamera. Padahal dengan penataan kamera yang tepat, siapa pun bisa tampak menarik.

Trik pertama, jangan pernah lupakan pentingnya cahaya. Shooting video dekat jendela atau tempat dengan cahaya matahari memadai dijamin akan membuat penampilan Anda terlihat segar dan optimis, dan keseluruhan video pun jadi enak dilihat.

Tapi jika cahaya alami tidak memungkinkan, Anda bisa menyiasatinya dengan menggunakan multilamp alias beberapa lampu yang bisa menyinari wajah Anda secara merata.

Yang juga tidak kalah penting adalah menjaga agar kamera menyorot persis sejajar mata Anda. Jika Anda membuat video via kamera ponsel atau webcam laptop, letakkan laptop atau ponsel Anda tadi dengan posisi agak lebih tinggi. Trik ini juga membantu agar kekurangan bentuk wajah seperti double-chin Anda jadi tidak tampak.

3. Menentukan Proses Editing

Perlukah Anda mengedit video Anda? Tergantung. Jika Anda memaksudkannya untuk video format express seperti Facebook atau Instagram, mereka justru lebih menyukai video yang apa adanya atau dengan filter instan.

Meski begitu, ada keuntungan tersendiri dari mengedit video Anda. Anda bisa membuang bagian pause yang terlalu panjang, atau kualitas gambar yang kurang bagus. Teks-teks lucu juga bisa ditambahkan melalui aplikasi seperti iMovie atau Adobe Premiere.

 

4. Upload dan Optimalkan Pencarian Video Anda

Poin terbesarnya adalah video Anda harus optimal untuk kepentingan bisnis Anda. Jadi, usahakan agar video Anda mudah ditemukan di mesin pencarian.

Di antara semua platform video, YouTube menempati posisi teratas. Optimalkan video Anda untuk platform yang satu ini. Agar lebih cepat muncul di pencarian, Anda bisa menggunakan fasilitas optimizer dari Google Keyword Planner. Gunakan kata-kata pencarian yang populr dan menarik, lalu sertakan di judul, deskripsi, dan tag Anda.

Dengan cara itu, algoritma Google akan mengantarkan para pencari ke laman video Anda.

Jadi, ternyata tidak sulit untuk membuat video marketing yang efektif, bukan?

Jangan takut mencoba. Menurut riset, video marketing sangat bermanfaat untuk meningkatkan kredibilitas brand Anda di mata konsumen masa kini.

Anda bisa mempostingnya di platform visual seperti Facebook, Instagram, bahkan YouTube. Yang terpenting, adalah terlebih dahulu sungguh-sungguh mengenali tipe bisnis brand Anda dan menyusun strategi yang sesuai.

 

× Silahkan Konsultasi Marketing GRATIS !