Seputarmarketing — Manusia pada dasarnya  suka melihat hal-hal indah. Dengan menyajikan konten visual yang cantik dan tepat untuk membentuk brand Anda, akan ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan; termasuk conversion rates.

Conversion rates bisa dibilang adalah  perolehan viewer yang memutuskan untuk melanjutkan ke proses pembelian setelah mengunjungi dan melihat-lihat konten pemasaran brand Anda. Sebab itu, sekadar menyajikan konten yang cantik saja tidak cukup.

Konten visual yang Anda pajang juga harus komunikatif, memahami kemauan calon pembeli, juga merepresentasikan brand Anda dengan baik. Nah, dilihat dari formatnya, mana saja 5 tipe konten visual yang paling pas dan dijamin akan meningkatkan conversion rates Anda?

Simak di bawah ini.

 

Konten Visual #1: Foto

Foto yang bagus dan pas tidak akan pernah gagal menjaring conversion rates. Pasalnya, sebuah foto bisa memancing banyak sekali emosi tergantung pengalaman personal orang yang melihatnya.

Ada beberapa kunci agar foto-foto yang Anda pajang di website atau sosial media brand Anda semakin mantap menjaring conversion rates. Salah satunya, biasakan untuk konsisten. Foto-foto yang Anda pajang haruslah harmonis baik dalam menentukan tone, warna dasar, komposisi subjek, dan sejenisnya supaya image brand semakin terepresentasikan.

Juga, selalu pilih foto dengan kualitas resolusi dan warna yang jelas agar brand Anda tidak tampak murahan. Anda bahkan juga bisa mempertimbangkan untuk mengikuti tren-tren challenge visual yang sedang marak di sosial media agar tetap relevan. Atau, gunakan UGC (User Generated Content).

Menggunakan gambar-gambar yang di-post user mungkin tidak selalu estetik, tapi jelas bisa meningkatkan tingkat kepercayaan konsumen kepada produk Anda. Sekitar 63% costumer menyatakan itu dalam berbagai riset.

 

 

Konten Visual #2: Video

Menggunakan video bisa memberikan variasi bagus untuk campaign Anda. Apalagi jika Anda menggunakannya untuk menyoroti cara pakai produk Anda, review pengguna, atau bahkan memberikan narasi iklan yang menarik. Narasi video yang menarik akan membentuk image tersendiri di benak penonton, membuat orang langsung teringat pada produk Anda.

Meski begitu, Anda juga harus memperhatikan intensitas penggunaan Internet warga Indonesia yang mungkin tidak terlalu suka loading yang berat. Jadi, pergunakan video untuk momen atau ulasan yang penting. Serta, kemas sebaik mungkin.

 

Konten Visual #3: Gambar Format GIF

Jika video tidak memungkinkan, Anda bisa menggunakan gambar format GIF sebagai jalan tengah. Tergantung cara penggunaannya, Anda bisa menyampaikan begitu banyak informasi dan kesan dengan format gambar bergerak satu ini.

Ada dua cara menggunakan GIF. Pertama, yaitu menggunakan reactionary GIFs dari site seperti Giphy atau ReactionGifs. Menggunakan GIF di postingan atau saat membalas chat customer bisa memberikan kesan friendly dan asyik jika memang kebetulan pas bagi brand Anda.

Yang kedua, adalah membuat GIF pendek yang berisi fitur-fitur produk Anda. Ini bisa lebih menarik di mata ketimbang gambar biasa, tapi juga tidak berat di-loading pada saat yang sama.

 

Konten Visual #4: Infografis

Infografis adalah strategi bagus karena pada dasarnya, customer Anda senang belajar. Dan, apalagi yang lebih mengasyikkan dibanding belajar dengan sarana gambar yang lucu-lucu?

Tujuan utama dari strategi ini adalah membuat konten visual yang informatif dan viral. Jadi, segeralah  buat infografis dari blog post atau riset sederhana yang telah perusahaan Anda terbitkan. Buat sebagus mungkin, lalu cantumkan logo perusahaan atau atau brand Anda agar viewer tahu dari mana asal infografis tersebut.

 

Konten Visual untuk Jaring Convesrion

 

Konten Visual #5: Kuis

Pada waktu luang dan suntuk, beberapa pengguna Internet gemar bermain kuis. Inilah alasan mengapa website seperti Buzzfeed bisa memperoleh popularitas membludak, dan memiliki userbase yang loyal.

Nah, Anda juga bisa menerapkannya untuk marketing brand perusahaan Anda. Selipkan kuis menyenangkan di website Anda yang akan membuat orang mengakses website Anda—dan membagikannya ke lebih banyak orang.

Kuis-kuis seru seperti “Manakah Tipe Tas yang paling cocok untuk Anda?” atau “Apakah kamu cocok dengan zodiakmu? Cari tahu di kuis ini”  tidak pernah gagal memantik rasa penasaran orang, dan sebagai gantinya, menjaring conversion rates yang lumayan.

Itu tadi adalah lima konten visual yang boleh Anda coba untuk mendulang conversion rates perusahaan Anda. Berani coba?

× Silahkan Konsultasi Marketing GRATIS !