Seputar Marketing — Pemilik usaha kecil? Perlu Anda tahu, memberikan produk terbaik ke pasaran saja tidak cukup. Anda juga harus pintar dan mengetahui cara terbaik untuk mengembangkan marketing Anda. Tapi, mulai dari mana Anda bisa mengembangkan marketing usaha kecil?

Di bawah ini, kami telah mengumpulkan 7 hal yang harus mulai Anda perhatikan setiap hari untuk semakin memperlebar jangkauan sayap bisnis Anda. Tidak butuh waktu lama yang harus Anda luangkan; 30 menit setiap pagi atau sore pun cukup. Anda bisa melakukannya sambil meminum teh dan bersantai. Mudah tapi menantang, ini dia 7 cara tersebut.

  

  1. Periksa dan Beri Respon Leads yang Masuk

Sudahkah Anda mencantumkan “Contact Us” alias alamat atau nomor untuk dihubungi di website dan media sosial? Jika belum, segeralah lakukan. Pengunjung blog Anda boleh jadi merasa tertarik, tapi tidak tahu ke mana harus menghubungi untuk memperoleh informasi lebih atau bahkan melakukan pembelian produk Anda.

 

Juga, bukan tidak mungkin ada banyak leads yang masuk selama Anda tidur atau tidak mengecek web. Periksalah setiap form, lalu seleksi mana leads yang betul-betul asli dan potensial untuk dihubungi. Melemparkan penawaran pada calon konsumen ketika produk Anda masih segar di ingatan bisa melancarkan proses menuju penjualan. Buatlah jadwal waktu khusus setiap hari khusus untuk melakukan ini, dan lihat bedanya.

 

 

  1. Pantau Media Sosial Anda

Social media adalah pusat arus kegiatan pengguna Internet—termasuk para calon customer Anda. Sebab itu, tidak membuat media sosial untuk akun brand Anda adalah langkah yang teledor. Apalagi jika sekadar punya, tapi tidak berusaha melakukan engagement dengan brand-brand lain yang seindustri atau para warga Internet lain.

 

Jadi, periksalah media sosial Anda sering-sering. Atau setidaknya setiap sore dan pagi. Ucapkan terima kasih pada orang-orang yang me-retweet Anda, membalas DM dan memberikan like balik, juga mem-follow laman-laman bisnis milik perusahaan lain. Demikian akan membuat brand Anda terlihat hidup, dan orang pun tidak ragu membeli produk Anda.

 

 

  1. Pakai Google Alerts

Pantau online reputation Anda menggunakan fitur Google Alerts. Dengan fitur ini, Anda akan menerima e-mail pemberitahuan tentang mana blog post dan publikasi yang paling menjaring viewers, juga berita-berita terkini yang bisa Anda pergunakan untuk materi konten.

 

Tiga hal yang bisa Anda masukkan ke Alerts adalah nama bisnis Anda, industri dan lokasi Anda, dan  nama para perusahaan kompetitor Anda. Pastikan pula Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan yang relevan dengan bisnis dan industri Anda. Sebab, ini akan mengukuhkan posisi Anda sebagai pemimpin yang tahu tentang bisnisnya.

 

 

  1. Perhatikan Online Reviews

 

Anda tidak bisa mengontrol apa kata orang tentang bisnis Anda—selain terus memberikan produk-produk terbaik, tentu. Tapi kabar baiknya, ulasan baik maupun buruk sama-sama bisa Anda gunakan sebagai amunisi untuk marketing Anda.

 

Perhatikan Google Maps, Yelp, atau tempat-tempat lain tempat perusahaan Anda terdaftar dan terbuka untuk diulas. Balas setiap review bagus dengan ucapan terima kasih yang hangat. Anda bahkan bisa juga mengeposnya ulang di social media untuk promosi.

 

Lalu, bagaimana dengan review buruk? Gampang. Audiens juga menilai dari cara Anda menanggapi kritik. Balas ulasannya dengan santun, tanyakan apa kekurangan produk Anda, lalu berjanjilah untuk memperbaiki kualitas Anda di masa depan. Kesabaran dan ketelatenan adalah kunci.

 

  1. Baca Blog dan Berita Seputar Industri Anda

Penting bagi Anda untuk selalu ter-update mengenai kabar-kabar industri Anda. Blog-blog yang harus diikuti, informasi terkini, tren, dan para influencers. Membacai hal-hal ini bisa menguntungkan Anda dari dua sisi: Anda belajar hal baru dan berkembang, sambil menjaga agar brand Anda semakin relevan di industri.

 

Anda juga bisa mendongkrak popularitas brand Anda secara tidak langsung dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar industri di platform tanya-jawab seperti Quora. Di sana, jawablah pertanyaan murni dengan niatan untuk membantu. Singkirkan sesaat niatan untuk mempromosikan produk Anda. Dijamin, ini akan membantu audiens untuk menyadari bahwa Anda perusahaan Anda terbentuk secara organic dari orang-orang yang mengerti bidangnya.

 

 

  1. Google Analytics adalah Teman

 

Analisis data memang bisa membingungkan, tapi sekali Anda mempelajarinya, Google Analytics bisa menjadi teman tak tergantikan bagi bisnis Anda. Dari angka-angka yang masuk, Anda bisa membandingkan performa Anda minggu ini dengan minggu lalu, kemudian merangkai strategi yang pas untuk meraup traffic sebanyak-banyaknya.

 

Caranya? Anda bisa melacak dari analisis data yang masuk. Apakah traffic terbanyak datang dari orang yang langsung ke website via mesin pencarian, atau share social media? Dan kata kunci apa saja yang banyak dicari orang sampai bisa mampir di blog Anda? Mengetahui hal-hal itu, Anda bisa meramu konten yang paling pas untuk audiens. Profit, deh!

 

 

  1. Buatlah Blog

 

Blog berfungsi untuk menunjukkan konsistensi dan komitmen Anda kepada bisnis. Selain itu, sebuah blog yang sudah SEO-optimized juga bisa menjaring banyak traffic yang akan meningkatkan conversion rates Anda.

 

Mengetahui pentingnya, usahakan untuk menulis setidaknya seminggu sekali. Idealnya memang setiap hari, tapi Anda bisa memulai dengan langkah-langkah kecil semacam itu. Tuliskan tentang percakapan Anda dengan vendor, seluk-beluk usaha, menjawabi frequently asked question, bahkan  renungan hidup pribadi Anda yang bisa menginspirasi. Audiens suka membaca hal-hal semacam itu.

 

Tujuh langkah di atas mudah dilakukan. Anda hanya membutuhkan niat, dan sedikit menyisihkan waktu setiap harinya dengan konsisten. Lalu, lihat bedanya!

× Silahkan Konsultasi Marketing GRATIS !