Seputar Marketing – Warna menjadi bentuk komunikasi non verbal yang bisa mengungkapkan pesan secara instan dan lebih bermakna yang sering digunakan para marketer atau komunikasi visual yang andal untuk tujuan branding, sales/penjualan, serta marketing perusahaan.

Warna juga merupakan bagian dari brand image, sehingga pilihan warna yang tepat dapat mempengaruhi emosi konsumen yang akhirnya membeli produk atau menggunakan layanan. Selain itu, warna yang tepat untuk desain logo perusahaan atau untuk kemasan dapat membangun kepercayaan dan sikap positif. Di bawah ini akan diuraikan bagaimana pengaruh warna bagi brand Anda.

Baca juga: Pengertian Brand dan Manfaat Branding

 

Warna untuk Branding

 

Pengaruh Warna bagi Brand

 

Warna akan menjadi pembeda yang jelas dengan kompetitor saat ini. Jika itu untuk kemasan produk, pastikan bahwa produk Anda akan lebih mudah untuk diingat konsumen dibandingkan dengan pesaing Anda. Karena informasi non verbal lebih cepat atau lebih mudah ditangkap konsumen, maka gunakanlah kombinasi warna yang tepat akan komunikasi non verbal ini bisa berjalan lancar.

Namun perlu diperhatikan target market Anda, walaupun warnanya sudah bagus dan indah, tapi tidak sesuai dengan terget market, bisa jadi produk Anda tidak dilirik di pasaran.

Baca juga: Pengertian, Fungsi dan Manfaat Marketing

 

Memilih Warna

 

Pengaruh Warna bagi Brand

 

Sebelum memilih warna, perlu diperhatikan beberapa hal berikut:

  • Lingkup promosi yang akan Anda lakukan.
  • Target audience (kelompok usia, status sosial, dan lainnya).
  • Psikologi warna. Warna yang dapat mengelola ekpresi dan mood seseorang.
  • Kecocokan warna dengan produk. Jika produk makanan jangan gunakan warna biru. Tapi warna biru bisa Anda gunakan untuk jualan pengharum ruangan.
  • Bisa mengikuti tren warna untuk masa yang akan datang.
  • Fleksibel, harus bisa menyesuaikan di media promosi lainnya, misalnya website, logo, kemasan, dan lainnya.

Penelitian terbaru menunjukkan, warna utama yang digunakan oleh perusahaan skala besar adalah warna merah, biru, hitam, dan abu-abu. Sebesar 95 persen sebuah brand hanya menggunakan satu atau dua warna, dan hanya 5 persen yang menggunakan lebih dari dua warna pada logo. Kemudian sebanyak 41 persen merek hanya menggunakan teks, tanpa elemen visual tambahan.

  1. Warna Oranye

Pengaruh Warna bagi Brand

Oranye mewujudkan cahaya, sukacita, dan kehangatan, jika dipadukan dengan warna kuning. Tapi, lebih menggambarkan energi dan keberanian jika dipadukan dengan merah. Oranye sering digunakan di bidang teknologi dan bisnis kesehatan, sementara jarang digunakan di bidang energi, keuangan, penerbangan, mobil, dan pakaian.

  1. Warna Cokelat

Pengaruh Warna bagi Brand

Menyampaikan pesan kebersihan, kenyamanan, dan kesenangan. Ini paling sesuai dengan konservatisme, pengalaman, kepercayaan diri, dan daya tahan. Gunakan warna ini dengan hati-hati, karena beberapa konsumen mungkin mengaitkannya dengan warna kotor. Cokelat lebih baik digunakan untuk pakaian, mobil, dan pertanian. Jangan menggunakannya di bidang keuangan, penerbangan, dan teknologi.

  1. Warna Hitam dan Abu-abu

Pengaruh Warna bagi Brand

Hitam digunakan oleh perusahaan yang cenderung menyampaikan nilai dan gaya tradisional. Ini sangat cocok untuk barang dan jasa mewah, karena memerlukan kekuatan, modernitas, dan kecanggihan. Hitam sering digunakan di bidang pakaian, teknologi, dan mobil.

  1. Warna Kuning

Pengaruh Warna bagi Brand

Salah satu warna yang paling menyenangkan adalah warna kuning, terkait dengan sinar matahari. Ini menggambarkan perasaan bahagia, harapan, dan optimistis. Nuansa warna kuning cerah sering digunakan untuk menarik perhatian dan mendapatkan visibilitas. Sementara yang gelap menggambarkan kebijaksanaan, kecerdasan, dan rasa ingin tahu. Kuning sering digunakan di segmen energi, makanan, dan rumah tangga. Mungkin kita jarang dapat melihatnya di bidang keuangan, udara, pakaian, mobil, dan bisnis teknologi.

  1. Warna Hijau

Pengaruh Warna bagi Brand

Warna hijau memiliki hubungan yang kuat dengan dunia tumbuhan dan kehidupan. Hal Ini menyampaikan rasa ketenangan, peremajaan, kemakmuran, kesehatan, dan optimistis. Hijau muda akan membuat Anda merasakan relaksasi, kesegaran, dan ketulusan. Hijau digunakan di sektor energi, keuangan, makanan, rumah tangga, dan teknologi. Sementara hampir tidak digunakan dalam pakaian dan mobil.

  1. Warna Biru

Pengaruh Warna bagi Brand

Warna yang satu ini menyampaikan pesan untuk keandalan, kepercayaan diri, dan keamanan. Ini juga bisa diartikan dengan ketenangan laut dan samudera. Warna yang terpercaya, aman, dan bertanggung jawab, aktif digunakan di segmen energi, keuangan, penerbangan, kesehatan, dan pertanian.

  1. Warna Putih

Pengaruh Warna bagi Brand

Menyampaikan pesan kemurnian, kebersihan, kesederhanaan, dan kepolosan. Karenanya, warna ini sering dipilih oleh merek yang menawarkan produk yang berkaitan dengan peningkatan kesehatan dan barang untuk anak. Putih lebih sering digunakan dalam bisnis pakaian dan kesehatan.

  1. Warna Merah

Pengaruh Warna bagi Brand

Untuk merangsang dan mengekpresikan emosi konsumen, seperti gairah, kekuatan ataupun kemarahan, gunakan untuk komunikasi peringatan, bahaya, kekuatan, tekad, dan keberanian. Warna merah yang lembut menyampaikan pesan kekuatan dan keandalan, namun kalau merah yang terang menyampaikan pesan energi, semangat, dan kecepatan. Merah sering digunakan di segmen makanan, mobil, teknologi, dan pertanian, dan sangat jarang digunakan dalam bisnis energi, keuangan, udara, dan pakaian.

  1. Warna Ungu

Jika dihubungkan dengan bangsawan, kekayaan, dan kemewahan, warna ungu yang gelap menyampaikan pesan keanggunan dan misteri. Ungu sering digunakan di segmen keuangan, teknologi, dan kesehatan, sementara jarang digunakan dalam energi dan pertanian.

Baca juga: Strategi Marketing untuk Bisnis Ritel dan Penjualan Produk

 

Warna yang bisa dikombinasikan

  • Biru putih
  • Hitam berwarna kuning
  • Hijau putih
  • Hitam putih
  • Kuning di hitam
  • Putih di hitam
  • Hijau hingga merah
  • Merah kuning
  • Putih berwarna biru
  • Merah putih
  • Biru berwarna kuning
  • Oranye berwarna hitam
  • Kuning berwarna biru
  • Hijau putih
  • Oranye putih
  • Putih berwarna hijau
  • Merah berwarna hijau
  • Cokelat putih
  • Putih berwarna cokelat

Warna sangat mempengaruhi psikologi manusia. Hal ini mungkin akan menarik perhatian pembeli atau bisa jadi membuat mereka menjahui produk Anda, karena rasa yang tidak menyenangkan. Pastikan untuk mempelajari dengan seksama psikologi warna sebelum mulai memilih warna untuk brand Anda.

 

× Silahkan Konsultasi Marketing GRATIS !