Seputar Marketing — Pengguna internet Indonesia kini mencapai angka 100 juta, dan diperkirakan setiap tahunnya akan terus bertambah. Ini berarti, digital marketing makin memiliki urgensi untuk digalakkan dalam strategi pemasaran Anda agar tidak ketinggalan. Sebabnya, sudah semakin banyak masyarakat yang makin nyaman berberlanja secara Online alih-alih pergi ke toko langsung.

Dan secara umum, masih ada dua teknik digital advertising yang diperkirakan tidak akan mengalami mati suri dalam waktu dekat. Kedua metode ini terbukti bisa meningkatkan popularitas persona maupun brand Anda, meningkatkan angka ROI, dan yang terpenting: mudah dipelajari oleh siapa pun. Jadi, apa saja dua tipe digital advertising tersebut?

Baca juga: Kenali 6 Faktor Penentu Google Rankings Ini

  1. Digital Advertising Bersama Google Ads

Anda yang telah berkecimpung di dunia digital advertising tentu familiar dengan istilah Google Ads (dulu Google AdWords). Inilah layanan iklan premium dari Google yang telah mengubah cara keerja pemasaran digital masa kini. Penggunaannya punsangat mudah dan sederhana.

Meski begitu, masih butuh insting dalam menerapkannya agar tidak salah pakai. Dan tentunya banyak sekali riset. Ketika Anda salah menargetkan visitor, maka Anda akan kehilangan dana.

Tanpa dibekali pengalaman dan pengetahuan mumpuni, Google Ads hanya akan menguras rekening Anda.

Memang benar, setiap detik ada sekitar 2,3 juta pencarian dilakukan di halaman Google dan ada 1,17 miliar unique visitor perbulan. Angka tersebut amat besar bagi bisnis Anda. Lagi-lagi, itu akan percuma bila Anda tidak tepat dalam mengolahnya.

Lebih miris lagi, alokasi dana Anda di Google AdWords akan bersaing dengan angka unique visitor Google perbulan sebelumnya. Mau?

Bagaimana memanfaatkan Google Ads untuk meledakkan profit bisnis? Ada dua cara. Anda bisa memilih mempelajari Google AdWords lebih lanjut atau mempercayakan Google AdWords kepada digital marketing agency kepercayaan Anda.

Baca juga: 5 Cara Terbaik untuk Meningkatkan Engagement Instagram Anda

  1. Social Media Advertising

Beralih ke media sosial. Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan pengguna yang sangat cepat (super cepat) nomer 4 setelah India, United Arab Emirates and Saudi Arabia. Setidaknya, seperti itu penjelasan Han Nguyen, reporter Rappler.

Ambil contoh Facebook. Platform sosial media milik Zuckerberg ini memiliki 1.871 miliar pengguna aktif per bulan. Sementara, pengguna Facebook di Indonesia sebesar 41% dari total user Facebook sedunia..

Jika dihitung-hitung, tahukah Anda bukankah 41% jika dikonversikan sama saja menjadi 767 juta? Mencengangkan!

Itu baru Facebook, dan belum digabungkan dengan perolehan via Twitter, Instagram, YouTube, dan Linkedin.

Peluang media sosial sebagai media marketing sangat potensial.

Sayangnya, proses memanfaatkan akun media sosial untuk menjual sesuatu butuh waktu lama dan konsistensi. Selain itu, Anda pun harus terus-menerus memberi “makan” wawasan Anda. Taktik bulan ini, bisa jadi usang di bulan depan.

Cara instan untuk mengoptimalkan media sosial sebagai digital advertising yaitu memakai jasa digital marketing agency. Risiko yang mungkin akan Anda terima menjadi lebih minim. Apalagi bila Anda memilih agency yang tepat.

Pastikan Anda memilih digital marketing agency yang mampu:

  1. Memperkenalkan Bisnis Anda ke Calon Pelanggan

  2. Mendapatkan Calon Customer Lebih Banyak

  3. Menjual Produk Anda secara Online dengan everlasting impression

  4. Menambah call to action yang terus di-update

Kini tahun telah berganti, tapi gaung atas dua jenis digital advertising di atas masih saja terdepan dibanding taktik-taktik marketing lainnya. Jadi, jangan sampai berpikir untuk meninggalkan dua strategi unggulan di atas.

× Silahkan Konsultasi Marketing GRATIS !