Seputar Marketing — Apa itu digital advertising? Mengapa Anda membutuhkannya? Untuk menjawabnya, Anda bisa melihat ilustrasi sederhana berikut. Sekitar 64% audiens mengaku membeli suatu produk setelah melihat suatu video di internet. Dan ada 52% lainnya yang tertarik karena sebuah post Facebook.

Intinya, orang banyak menghabiskan waktu di dunia maya. Aktivitas tersebut bahkan bisa dibilang adalah kehidupan kedua orang zaman sekarang.

Di Internetlah orang-orang berada. Sebagai pelaku bisnis kecil-menengah, Anda harus berani meraih mereka; menumbuhkan brand awareness, menjaring leads, lalu melakukan penjualan. Karena itulah digital advertising amat penting bagi semua pelaku bisnis, terutama UKM.

Tapi apa itu digital advertising? Bagaimana hal itu akan membantu bisnis Anda? Intip di sini.

Digital Advertising: Sebuah Gambaran Besar

Menurut data dari Google, telah diperoleh data-data berikut dari 3,5 biliun user setiap harinya:

  • 92% pengguna akan membeli dari brand yang tercantum di halaman pertama Google Search
  • Volume pencarian di Google naik 10% setiap tahunnya
  • 35% orang yang mencari kata kunci di Internet browsing mengenai produk
  • 34% orang yang mencari lokasi toko atau restoran dengan kata kunci “near me” berakhir benar-benar pergi ke lokasi yang disarankan oleh Google
  • Per 2019, total perolehan dari digital advertisement mencapai 100 biliun dollar untuk yang pertama kalinya

Kesimpulannya?

Anda tidak bisa memungkiri lagi bahwa beriklan di Internet telah, dan akan terus, membuat para pelaku usaha mendulang cuan dari tahun ke tahun. Jika Anda menyepelekan digital advertisement, bersiaplah merugi sebab Anda akan tertinggal beberapa langkah dari kompetitor Anda

Digital Advertising: Iklan yang Tepat untuk Orang yang Tepat

Cara beriklan satu ini mengizinkan Anda untuk menyasar orang yang tepat dengan iklan yang tepat. Berbeda dengan koran, majalah, bahkan iklan radio yang memang didengarkan oleh banyak orang; tapi apakah semuanya tertarik pada industri Anda sejak awal? Atau bahkan mampu membeli produk Anda? Belum tentu.

Dengan membuat campaign digital, Anda akan bisa membuat iklan yang tepat untuk orang yang tepat. Dan itu jelas lebih hemat secara biaya maupun tenaga.

Digital Advertising: Menawarkan Data yang Reliable untuk Analisis

Digital advertising bukan hanya menaruh konten Anda di Twitter, Pinterest, atau Yahoo! Strategi ini melibatkan berbagai tools beriklan untuk meriset, mengatur, merekam, dan menganalisis setiap campaign online Anda.

Jika dilakukan dengan efektif, digital marketing akan dengan mulus mengantarkan sugesti tentang brand Anda kepada para user yang Anda targetkan.

Iklan Anda juga bisa dikustomisasi agar makin sesuai dengan selera target customer Anda. Dengan begitu, conversion rates akan naik berkali-kali lipat. Dan karena bentuknya digital, Anda bisa mengecek setiap langkah yang para audiens Anda ambil sehubungan dengan terbitnya iklan Anda.

Hanya dengan digital advertisinglah Anda bisa mencetak ROI dengan cara yang cepat dan relatif mudah.

Mengapa Digital Advertising Sangat Penting?

Anda mungkin tidak paham mengapa digital advertising sangat penting. Telah bertahun-tahun Anda mencetak brosur, menayangkan iklan di TV dan majalah, dan mempekerjakan sales dari rumah ke rumah. Sejauh ini, Anda pikir, semuanya berjalan baik.

Tetapi pelan-pelan zaman mulai berubah. Tahukah Anda mulai banyak orang berhenti menonton teelevisi? Atau membuang begitu saja brosur-brosur yang telah mereka terima?

Sadar maupun tidak, sudah terjadi migrasi teknologi besar-besaran. Per 2019, riset oleh Pew Research Institute mencatat 89% orang menggunakan Internet secara reguler. Kini orang memantau YouTube, bukan TV. Instagram, dan bukan brosur.

Di Internetlah orang-orang berada. Tapi mula-mula, Anda harus berusaha meraih mereka dengan cara yang mulus. Sekadar membuat popup ads, misalnya, adalah cara yang jangankan membuat orang ingin membeli—yang ada mereka malah merasa muak karena terus-terusan melihat iklan Anda tanpa diminta.

Baca juga: 5 Tips Sukses Search Engine Advertising

membedah digital advertising

Kunci Keunggulan Digital Advertising

Sekali, Forbes Magazine pernah merangkum keunggulan Digital Advertising dalam satu kalimat: murah, spesifik, dan gampang. Dan itu benar. Sebagai penjabaran, kita bisa mengintipnya dalam narasi berikut.

  1. Murah dan Mudah Disesuaikan

Digital advertising memang murah. Anda bahkan bisa memulai digital advertising Anda dengan budget 5 dollar sehari (sekitar 70 ribu rupiah) dengan hasil yang maksimal. Seiring berkembangnya brand Anda, naikkan angkanya. Terus analisis, uji coba, dan maksimalkan ROI.

Tapi uniknya, Anda bisa menyesuaikan dengan kemampuan. Ketika Anda merasa kewalahan karena ads Anda berjalan terlalu baik (brand terlalu populer sehingga Anda kekurangan tenaga), Anda bisa memberlakukan suspend sejenak sampai Anda merasa sanggup lagi.

  1. Spesifik Langsung Menyasar Target

Dengan menggunakan data bisnis yang telah Anda kumpulkan melalui beragam social media platform, Anda akan dapat langsung menyasar golongan calon pembeli yang Anda targetkan.

Atau jika segmen Anda banyak, Anda bisa dengan mudah merangkai 5 ads yang berbeda menargetkan 5 tipe kustomer yang berbeda. Mudah, bukan?

  1. Mudah Digunakan

Siapa saja yang sudah akrab dengan cara kerja Internet dan sosial media bisa menggunakan digital advertising. Anda tidak perlu punya ijazah kemampuan khusus untuk menjalankannya.

Bahkan, program platform yang Anda pakai akan menyajikan tutorial bagi Anda yang paling awam sekalipun.

 

Baca juga: SEO Vs SEM, Mana yang Lebih Murah dan Efektif?

 

Pentingnya Menggunakan Digital Advertising bagi Para Pengusaha UKM

Hanya dengan menggunakan digital advertisinglah Anda para pemilik usaha kecil dan menengah (UKM) bisa bersaing sejajar dengan brand-brand besar yang sudah malang melintang.

Dengan strategi yang benar, digital advertising bisa mengantarkan Anda pada angka ROI yang fantastis karena:

Cara Kerjanya Cepat

Memang, semua teknik marketing akan membutuhkan waktu untuk melihat hasil dan prosesnya. Tapi digital advertising adalah salah satu yang paling cepat.

Mulailah memasang iklan. Dilihat lima kali, sepuluh kali, dan tergantung jenis bisnis Anda—dalam hitungan menit akan ada penjualan yang masuk.

Anda menyelesaikan order, lalu kustomer yang puas meninggalkan ulasan. Nah, lebih banyak orang yang melihatkan ulasan itu kemudian tertarik untuk juga menggunakan produk atau jasa Anda. Hasilnya? Profit.

Tipe-Tipe Digital Advertising

Digital advertising akan memenuhi tujuan-tujuan yang ingin Anda capai dengan model marketing pilihan, seperti:

  • Menjaring leads
  • Meningkatkan brand awareness
  • Mendapatkan lebih banyak kustomer
  • Meningkatkan penjualan
  • Membuat kustomer berbelanja lebih banyak
  1. PPC (Pay per Click)

Dengan PPC, Anda hanya membayar kepada platform tempat Anda beriklan per tiap kali seseorang mengeklik iklan Anda. Sebagian besar digital advertising punya basis PPC.

Sebab itulah, digital advertising akan sangat membantu Anda pelaku bisnis UKM yang budgetnya masih terbatas. Anda tidak harus membayar untuk semua jumlah viewer, pendengar, pembaca program Anda sebagaimana TV atau majalah.

Anda hanya perlu membayar untuk orang-orang yang benar-benar tertaik pada produk atau jasa Anda—yang kemungkinan besar nanti akan membeli produk Anda.

CPC (Cost Per Click) yang harus Anda bayar pun masih dalam taraf wajar di bawah tiga dollar per klik. Semuanya bisa dibuat otomatis dalam hitungan detik.

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi CPC, antara lain:

  • Seberapa kompetitif ad space Anda
  • Seberapa relevan ads Anda bagi orang-orang yang melihatnya
  • Jenis industri Anda
  • Waktu kapan ads itu ditampilkan

Jika ads Anda dipandang lebih relevan daripada kompetitor Anda, sistem berbasis PPC ini kemudian akan memberikan ad space dengan harga yang lebih mudah.

Nah, mengapa platform cenderung menyukai iklan yang lebih relevan? Sederhana saja: makin banyak uang yang akan mereka dapatkan ketika banyak user yang ingin mengekliknya. User akan merasa mendapatkan pengalaman berharga ketika melihat iklan yang penting bagi diri mereka.

  1. CPM (Cost per Impression)

Cara lain yang bisa dipilih adalah CPM (Cost per Impression). Daripada membayar untuk tiap klik yang masuk, Anda mungkin lebih tertarik membayar per impression.

Impression adalah setiap momen ketika ads Anda muncul di layar seseorang. Taktik ini cukup baik apabila fokus Anda adalah untuk membuat iklan yang meninggalkan kesan di benak seseorang, terlepas dari mereka akan mengkliknya atau tidak.

  1. Search Advertising

Hampir setengah dari semua website yang ada di Internet memperoleh kunjungan via search engine seperti Google, Bing, atau Yahoo. Sebagian besar dari kunjungan ini, seringnya adalah karena orang mencari produk atau jasa sebagai solusi dari kebutuhan mereka.

Jadi, search advertising sangat tidak boleh dilewatkan. Kebanyakan orang langsung memikirkan Google Ads ketika mendengar tentang search advertising, tapi sesungguhnya itu hanyalah satu dari banyak sekali cara.

Search advertising juga menggunakan sistem bidding PPC yang dijelaskan di atas. Anda menaruh ‘bid’ atas frasa atau kata kunci yang akan diketik seseorang di mesin pencari ketika mencari sesuatu.

Sebagai contoh, jika Anda mencari jasa cuci mobil yang mau datang ke rumah, pastinya Anda akan mengetik sesuatu seperti “Jasa cuci mobil datang ke rumah” ke kotak pencarian. Dan iklan dari perusahaan yang punya jasa itulah yang akan muncul di puncak daftar pencarian. Begitulah search advertising bekerja.

  1. Social Media Advertising

Taktik yang satu ini paling banyak diunggulkan. Wajar, karena dengan angka rata-rata penggunaan 2,5 jam sehari di media sosial setiap harinya, Anda bisa membayangkan berapa exposure dan ROI yang bisa Anda tangguk dari satu platform saja. Apalagi dua atau tiga?

Terlebih lagi, 30% audiens mengaku menggunakan sosial media untuk mencari brand dan toko baru yang layak jajal. Sekitar 96% pengguna Internet dengan rutin berdiskusi tentang pengalaman menggunakan produk atau jasa sebagai bagian dari kegiatan bermedia sosial mereka.

Nyata, media sosial bisa memberikan keuntungan yang organik dan tidak tanggung-tanggung,

Turutlah bergabung di media sosial. Sahuti percakapan mereka, perkenalkan brand Anda. Dengan begitu, Anda akan tetap relevan di skema sosial sebagai salah satu brand yang dikenal.

  1. E-mail Marketing

Menurut riset dari Campaign Monitor Study, tingkat modal kembali dari setiap dolar yang dianggarkan untuk E-mail marketing adalah 44 dollar. Itu berarti sekitar 44 kali lipat, dan untuk alasan itulah E-mail marketing masih menjadi pilihan hingga sekarang.

Cara kerja E-mail marketing cukup simpel. Anda mengirim E-mail ke para subscriber Anda untuk meyakinkan agar mereka membeli produk atau jasa Anda, atau mengikuti brand Anda. Singkatnya, Anda mengirim E-mail ke para pelanggan dan calon pelanggan untuk menjamin kesetiaan mereka.

Buatlah E-mail Anda semenarik mungkin. Beri judul subjek yang menarik, agar orang berkenan membuka E-mail dari Anda. Setelah tujuan itu tercapai, Anda bisa melangkah ke usaha untuk membuat mereka membeli produk Anda; seperti memberikan kupon diskon, info menarik yang mengedukasi tentang produk Anda, dan lain-lain.

Meski begitu, beriklan menggunakan E-mail tidak sesederhana sosial media. ROI dari iklan E-mail amat bergantung pada:

  • Kemampuan Anda untuk mendapatkan subscriber berkualitas
  • Kemampuan Anda untuk membuat subscriber Anda merasa engage
  • Kemampuan Anda untuk menjaga minat mereka pada konten Anda
  • Akses pada perangkat automasi dan segmentation tools

Meski begitu, E-mail marketing tetaplah pilihan jawara jika Anda ingin mendulang ROI sebanyak mungkin melalui digital advertising. Jadi, jangan patah arang.

  1. Content Marketing

Dalam dunia digital marketing, membuat konten adalah keharusan. Konten ini bisa berbentuk blog post yang akan membantu bisnis Anda secara besar-besaran. Cara kerjanya, Anda menulis blog yang akan mencetak rating di pencarian Google yang sekaligus membantu para calon customer Anda memahami produk atau jasa yang Anda jual.

Tergantung berapa kata yang Anda tulis, berapa keyword yang Anda letakkan di narasi, berapa klik yang post tersebut dapat dan berapa banyak orang yang membagikannya, blog adalah strategi bagus untuk membuat brand Anda nangkring di daftar pencarian.

Apapun tipe bisnis Anda, pastikan untuk punya blog yang menceritakan serba-serbi brand atau industri Anda agar tetap relevan di kancah pemasaran digital.

Jadi, Apa itu Digital Advertising? Sahabat Anda!

Sekali Anda mengetahui kehebatan kinerja digital advertising untuk bisnis Anda, Anda tidak akan mempertanyakannya lagi. Perangkat strategi termutakhir ini menjamin naiknya revenue dan menumbuhkan bisnis Anda hingga ke tapal batas yang tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya.

Tidak peduli brand kecil maupun besar, Anda bisa bersinar dengan bantuan digital advertising. Segera pelajari, atau jika ragu, Anda bisa menghubungi jasa konsultan marketing terpercaya dengan harga yang masuk akal.

 

× Silahkan Konsultasi Marketing GRATIS !