Seputar Marketing — Mengapa banyak brand besar mulai beralih ke digital marketing dibanding bentuk pemasaran tradisional? Sebelum menjawab itu, tidak ada salahnya mulai memahami apa itu digital marketing terlebih dahulu.

Pada dasarnya, digital marketing adalah istilah umum untuk semua kegiatan pemasaran berbasis teknologi; termasuk SEO, PPC, E-mail marketing, content marketing, dan social media marketing. Belum familier dengan satu per satu di antaranya? Kami sajikan ringkasannya berikut.

  1. PPC

PPC adalah akronim dari “pay per click”. Sesuai namanya, inilah layanan iklan berbasis query pencarian Google di mana Anda membayar dalam satuan tertentu tiap kali seseorang mengeklik iklan Anda di hasil pencarian.

Untuk merajai strategi ini, Anda harus memikirkan strategi keyword yang sejalan dengan brand Anda. Ketika seseorang mengetikkan suatu kata atau kalimat pencarian di Google, iklan Anda akan muncul di daftar hasil.

Dengan PPC, Anda memiliki kuasa untuk membuat iklan sendiri, dan juga mengontrol budget Anda sendiri. Sebagai ilustrasi, ada kata-kata kunci yang terhitung murah per kliknya seperti “kemeja pria” (sekitar 1,7 dollar), tapi ada juga yang spesifik dan benar-benar mahal seperti “pengacara khusus insiden kecelakaan mobil” (sekitar 209 dollar per klik).

Jika Anda punya budget yang cukup, Anda bisa dengan mudah mendapatkan posisi nomor satu di halaman pertama pencarian Google. Tapi, itu saja tidak cukup. Anda harus memastikan iklan ini mencapai target audiens dan menjaring conversion rates setinggi mungkin.

Ingat, jumlah klik yang banyak tidak berbanding lurus dengan kualitas penjualan. Jadi, pastikan orang-orang yang mengeklik benar-benar tertarik membeli produk Anda.

  1. SEO di Ranah Pemasaran Digital

SEO (Search Engine Optimization) adalah cara organis untuk mencapai posisi di Google Search tanpa harus mengeluarkan uang. Caranya?

Optimalkan konten Anda dengan keywords. Keywords alias kata kunci adalah inti dari SEO. Untuk mencapai posisi tertentu di Google Search, Anda harus meletakkan kata-kata kunci secara strategis di narasi konten Anda, tag H1, judul, deskripsi meta, dan alt tags di tubuh gambar.

Anda juga harus merangkai strategi SEO secara kontinyu, termasuk blogging dan mendapatkan backlinks untuk membangun online presence yang meyakinkan.

Mempelajari SEO mungkin sedikit ribet awalnya, tapi setelah menguasainya, Anda sama saja membiarkan conversion rates naik dan terus naik dengan sendirinya bagi brand Anda!

  1. E-mail

Menurut riset dari Campaign Monitor Study, tingkat modal kembali dari setiap dolar yang dianggarkan untuk E-mail marketing adalah 44 dollar. Itu berarti sekitar 44 kali lipat, dan untuk alasan itulah E-mail marketing masih menjadi pilihan hingga sekarang.

Cara kerja E-mail marketing cukup simpel. Anda mengirim E-mail ke para subscriber Anda untuk meyakinkan agar mereka membeli produk atau jasa Anda, atau mengikuti brand Anda. Singkatnya, Anda mengirim E-mail ke para pelanggan dan calon pelanggan untuk menjamin kesetiaan mereka.

Buatlah E-mail Anda semenarik mungkin. Beri judul subjek yang menarik, agar orang berkenan membuka E-mail dari Anda. Setelah tujuan itu tercapai, Anda bisa melangkah ke usaha untuk membuat mereka membeli produk Anda; seperti memberikan kupon diskon, info menarik yang mengedukasi tentang produk Anda, dan lain-lain.

  1. Content Marketing

Dalam dunia digital marketing, membuat konten adalah keharusan. Konten ini bisa berbentuk blog post yang akan membantu bisnis Anda secara besar-besaran. Cara kerjanya, Anda menulis blog yang akan mencetak rating di pencarian Google yang sekaligus membantu para calon customer Anda memahami produk atau jasa yang Anda jual.

Tergantung berapa kata yang Anda tulis, berapa keyword yang Anda letakkan di narasi, berapa klik yang post tersebut dapat dan berapa banyak orang yang membagikannya, blog adalah strategi bagus untuk membuat brand Anda nangkring di daftar pencarian.

Apapun tipe bisnis Anda, pastikan untuk punya blog yang menceritakan serba-serbi brand atau industri Anda agar tetap relevan di kancah pemasaran digital.

  1. Social Media Marketing

Social media marketing adalah bentuk digital marketing yang melibatkan kanal media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan sejenisnya. Campaign beriklan di media sosial sangat cepat menyebar, dan dengannya Anda bisa menjaring exposure dari golongan-golongan segmen yang beragam.

Yang tak kalah menarik, social media marketing platform biasa menawarkan perolehan data yang bisa Anda analisis hasilnya untuk membuat strategi yang khusus menarget pasaran Anda. Sejauh ini, social media marketing adalah yang paling murah dan mudah untuk memperoleh angka ROI yang fantastis.

  1. SMS Marketing

Rata-rata orang mengecek ponselnya 85 kali dalam sehari. Khusus millennial, 80% di antara golongan muda-mudi ini langsung memeriksa ponsel mereka ketika bangun tidur.

Sebab ponsel selalu dalam jangkauan, SMS marketing adalah salah satu cara jitu untuk menjaring konsumen. Anda bisa menggunakan SMS untuk mengirim promosi produk, update, informasi flash sale, atau sekadar meningkatkan engagement.

mengapa digital marketing untuk usaha

Digital Marketing vs Traditional Marketing

Yang dimaksud traditional marketing (marketing konvensional) adalah jenis trik pemasaran yang bisa dibilang jadul. Ini termasuk iklan di koran, TV, papan billboard, bahkan door to door sales.

Betul bahwa gaya pemasaran konvensional semacam ini bisa menjalin kedekatan yang erat antara konsumen dan produsen. Tapi yang mengejutkan, rupanya ikatan semacam itu juga bisa Anda dapatkan via Internet. Bahkan dengan biaya yang relatif lebih murah.

Jadi, apa saja alasan Anda sebaiknya memilih digital marketing dibanding traditional marketing?

  1. Lebih Menyasar Audiens

Kelebihan digital marketing adalah Anda bisa merangkai strategi yang persis menyasar audiens Anda tanpa membuang waktu dan tenaga untuk yang lain. Bandingkan ini: jika Anda memasang iklan di majalah atau papan billboard, sejuta lebih orang mungkin akan melihatnya; tapi berapa di antaranya yang benar-benar peduli atau membutuhkan produk Anda?

Dengan digital marketing, Anda bisa membuat agar iklan Anda hanya tampak oleh orang-orang tertentu. Dan itulah kelebihannya.

  1. Lebih Murah

Setiap pelaku usaha pastinya ingin menekan budget semurah mungkin. Jika mungkin, sebaiknya Anda mengeluarkan sedikit uang untuk hasil yang maksimal.

Nah, Facebook Ads contohnya, menyediakan fitur advertising paling murah yang bisa Anda bayangkan. Dengan harga rata-rata hanya 1.72 dollar click, bayangkan berapa conversion rates yang bisa Anda tangguk mengingat pegguna Facebook mencapai 2 biliun orang yang Online setiap harinya.

Jumlah itu jelas jauh lebih murah daripada biaya mencetak brosur atau bahkan memasang billboard di tempat-tempat strategis. Benar?

  1. Lebih Mudah Mengukur Hasilnya

Dengan digital marketing, semuanya akan terpampang dalam bentuk data yang valid dan terintegrasi. Anda tidak perlu serba meraba-raba sebagaimana saat melakukan pemasaran tradisional. Yang perlu Anda lakukan hanya melihat data yang ada.

Dari mana saja para pengunjung website berasal, berapa lama mereka melihat-lihat website Anda, berapa klik yang Anda dapat atas sebuah infografis, semua itu bisa Anda pantau dalam satu klik. Di situ, Anda langsung bisa merangkai kesimpulan dan tahu mana yang perlu diperbaiki dalam rangkaian strategi Anda. Semuanya sudah direkam dengan praktis.

Mengapa Anda Harus Mengedepankan Digital Marketing?

Jika Anda adalah pelaku usaha kecil dan menengah dengan budget terbatas, Anda harus memanfaatkan digital marketing sebaik-baiknya. Kompetisi di antara Anda dan saingan Anda sudah cukup ketat. Jangan membuatnya semakin sulit dengan menggunakan taktik pemasaran yang sudah ketinggalan zaman.

Ada banyak sekali alasan mengapa Anda harus terus mengedepankan digital marketing sebagai sarana utama pemasaran Anda. Di antaranya:

Komunikasi

Anda bisa berkomunikasi dua arah dengan konsumen Anda dengan amat mudah melalui Internet. Bahkan dewasa ini, makin banyak orang yang lebih mempercayai kemampuan interaksi via teks alih-alih bertemu langsung, khususnya para pelanggan muda. Di sini, digital marketing jelas memiliki keunggulan.

Membangun Kepercayaan

Testimoni buyer yang puas langsung terpampang nyata dalam bentuk stars dan ulasan di website, atau laman-laman khusus ulasan produk seperti FemaleDaily, Zomato, dan sebagainya. Jika pandai, Anda bisa menggunakan ulasan-ulasan itu untuk semakin meyakinkan para calon pembeli potensial; sesuatu yang tidak bisa Anda lakukan dengan marketing tradisional.

Sekitar 80% user mempercayai review di Internet sebagai alasan utama membeli produk, hampir sama bobotnya dengan rekomendasi teman atau keluarga. Jadi, jangan sampai ketinggalan yang ini.

Fitur Call to Action Membuat Kustomer Mudah Menemukan Anda

Iklan koran punya kekurangan di mana mereka jadi harus melakukan langkah ekstra untuk menemukan Anda. Mengetik ulang nomor ponsel, melakukan panggilan, dan sebagainya. Beda dengan fitur CTA (Call to Action) yang nyata ada di bagian header website. Dalam sekali klik, kustomer bisa langsung terhubung untuk membeli produk Anda, menghubungi Anda, membagikan postingan Anda, dan lain-lain.

Pentingnya Menggunakan Digital Marketing untuk Bisnis Anda

Istilah “digital marketing” pertama kali ditemukan sekitar 1990an. Kala itu, pelakunya belum banyak, karena referensinya masih terbatas dan orang masih berhati-hati dalam memandang kemajuan teknologi.

Tapi kini, zaman telah berubah. Manusia semakin melek teknologi digital, jika tidak bisa dikatakan ketergantungan. Referensi dan riset telah banyak Anda temui secara gratis baik melalui webinar maupun buku-buku oleh para penulis yang mumpuni. Jadi, mengapa tidak memulainya sekarang juga?

Bila masih ragu, Anda bisa mengikuti nasihat para profesional di bidangnya atau langsung saja menyewa jasa digital marketing yang terpercaya. Menyelesaikan masalah pemasaran Anda tanpa banyak biaya dan tenaga, itulah digital marketing!

× Silahkan Konsultasi Marketing GRATIS !