Seputar Marketing – Maraknya penggunaan internet dan media digital saat ini menjadikan digital marketing merupakan salah satu strategi pemasaran yang banyak digunakan para pebisnis. Strategi marketing ini memang sangat efektif dalam meningkatkan brand dan penjualan. Namun bagi banyak pengusaha, digital marketing adalah strategi yang sulit untuk diukur nilai keberhasilannya. Untuk itu, simak Panduan Cara Mengukur Efektivitas Digital Marketing berikut ini :

Mengukur digital marketing memang bukan hal yang mudah mengingat cakupan digital marketing yang kompleks dan membutuhkan keahlian khusus. Oleh karena itu, banyak pengusaha yang akhirnya menyerah ditengah jalan saat menjalankan strategi digital karena kurangnya pengetahuan tentang cara pengelolaannya, mengukur efektivitasnya, dan membuat analisa atas laporannya. Selain alasan tersebut diatas, masih banyak pengusaha yang enggan terjun ke dalam strategi digital marketing karena dirasa cukup menyita waktu dan juga biaya.

 

Mengukur Efektivitas Website

 

Contoh Website Report

 

Kini hampir semua bisnis sudah memiliki website sebagai wadah untuk mempromosikan produk atau jasa yang mereka jual. Namun ternyata masih banyak yang tidak mengerti bagaimana website dapat membantu mengembangkan bisnis mereka. Akibatnya, banyak website yang tidak pernah memperbarui konten dan desainnya, sehingga tidak memiliki pengaruh apa-apa terhadap bisnis mereka.

 

Hal yang harus diperhatikan dalam mengukur efektivitas website:

 

  1. Peningkatan traffic website Mengukur pertumbuhan traffic website adalah faktor penting untuk mengetahui kesuksesan dalam mencapai audiens yang diinginkan, seperti lokasi, perangkat yang digunakan pengguna, kelompok usia, dan lain-lain.
  2. Bounce rate Bounce rate adalah persentase pengunjung yang meninggalkan website Anda setelah hanya membuka satu halaman saja. Misalnya, pengunjung tersebut membuka halaman utama website atau halaman tertentu website Anda, namun tidak membuka halaman lainnya.
  3. Click-through rate (CTR) CTR adalah rasio orang yang mengeklik suatu tautan dibandingkan dengan total jumlah orang yang menerima tautan tersebut. CTR yang tinggi menunjukkan adanya peningkatan lead generation. CTR bisa dihitung dengan rumus: CTR = jumlah klik / jumlah impression di media
  4. Conversion rate Conversion rate adalah rasio jumlah orang yang melakukan transaksi hingga selesai dibandingkan dengan total pengunjung website. Conversion rate merupakan metrik penting dalam lead generation. Lead generation adalah cara bagaimana Anda bisa menghasilkan konversi dari orang yang datang ke website Anda.

Mengukur Efektivitas Sosial Media

 

Contoh Sosial Media Report

 

Jangan pernah meremehkan kekuatan dari sosial media marketing bagi kemajuan bisnis Anda. Bahkan, saat ini Anda pun dapat beriklan melalui sosial media advertising dengan budget yang jauh lebih murah dibanding media iklan konvensional. Namun, bagi Anda yang mengelola sosial media marketing secara organik (gratis) maupun berbayar, penting untuk melakukan penilaian efektifitasnya, agar mendatangkan hasil yang lebih maksimal.

 

Artikel Terkait: Mengenal Social Media Marketing + Download Template Gratis

 

Hal yang harus diperhatikan dalam mengukur efektifitas sosial media:
  1. Jangkauan (reach) media sosial Jika Anda ingin tahu seberapa banyak audiens yang melihat post atau pesan, jangkauan atau reach di media sosial adalah cara yang tepat. Reach menunjukkan jumlah pengikut yang Anda dapatkan di berbagai kanal media sosial. Orang-orang akan mengikuti brand Anda di media sosial hanya bila brand tersebut memberikan konten yang menghibur atau berharga bagi audiens. Reach bisa menjadi alat untuk memahami konteks dari konten yang mereka buat, dan seberapa jauh konten itu bisa menyebar di media sosial.
  2. Engagement di media sosial Penting untuk mengetahui apakah audiens tertarik berinteraksi dengan post dan update yang Anda berikan di media sosial. Engagement membantu untuk mengetahui apakah pesan atau postingan Anda direspons audiens dengan baik. Engagement juga memberi gambaran tentang pandangan para calon pengguna terhadap merek, produk, atau layanan milik Anda.
  3. Impression di media sosial Impression adalah salah satu metrik yang paling umum digunakan untuk menunjukkan seberapa banyak audiens melihat konten yang Anda buat. Misalnya, jika Anda melihat sebuah berita dua kali di Facebook, itu dihitung sebagai dua impression. Singkatnya, impression adalah jumlah post dikali dengan jumlah penyebarannya.
  4. Jumlah share yang didapat konten humas Kesuksesan artikel yang Anda posting ke media sosial dapat diukur dengan jumlah share dan like yang diperoleh, sehingga Anda bisa memahami seberapa tinggi popularitas konten yang Anda buat.

 

Alternatif Digital Marketing yang Efektif

Menjalankan strategi digital marketing memang sangat murah dan tepat saran dibanding media periklanan lainnya. Namun, bagi Anda yang tidak memiliki tim khusus untuk mengelola digital marketing, maka strategi ini akan terasa sangat menyulitkan. Oleh karena itu, kini telah hadir beragam solusi marketing yang disediakan oleh marketing agency.

Hal tersebut merupakan alternatif penerapan digital marketing yang efektif bagi bisnis Anda, karena marketing agency akan mempermudah Anda dalam mengelola digital marketing dan membuatkan laporan berkala sehingga memudahkan dalam mengambil keputusan. Download Digital Marketing Template Report dibawah ini:

× Silahkan Konsultasi Marketing GRATIS !