Seputar Marketing — Anda yang telah menggunakan sosial media sebagai corong komunikasi dan pemasaran brand pasti tak asing dengan istilah reach dan impression. Meskipun demikian, masih banyak orang yang salah kaprah dan menyamakan keduanya. Padahal, definisi dan karakteristik keduanya sangat jauh berbeda.

Memahami perbedaan reach dan impression akan membantu Anda merangkai campaign yang semakin  tokcer untuk membidik pasaran impian. Sayangnya, masih banyak yang masih rancu mengenai perbedaan reach dan impression.  Tentunya, Anda tidak ingin ketinggalan itu, bukan?

 

Reach dan Impression: Perbedaan Dasar

 

Meski sama-sama bisa diukur dengan angka, sebenarnya reach dan impression punya definisi yang amat berbeda. Tapi singkatnya seperti ini:

 

Reach alias jangkauan adalah jumlah orang yang sudah melihat ads Anda. Metrik yang tampak di analytics sosial media seperti Instagram atau Facebook dapat mengkonfirmasi ini. Jika analytics berkata iklan atau konten Anda telah dilihat 100 orang, misalnya, itulah capaian reach Anda.

 

Impression, di sisi lain, mengacu pada akumulasi jumlah berapa kali ads atau konten Anda tampil di layar penguna. Akumulasi jumlah ini bisa berasal dari post yang di-share, kinerja SEO dari orang yang memang tertarik, atau bahkan jumlah klik. Singkat kata, impression adalah pertanda baik bahwa ads Anda berhasil mencapai hati target.

 

Jika angka reach Anda tinggi tapi conversion rate rendah (jumlah klik sedikit, interaksi hampir tidak ada, likes maupun share jarang diberikan), Anda patut mengevaluasi kembali strategi pemasaran Anda.

 

 

Pentingnya Mengetahui Perbedaan Reach dan Impression

 

  1. Brand Awareness

Brand awareness adalah impian pemilik usaha manapun.

Jika reach (jangkauan) Anda mencapai angka yang signifikan, bisa dibilang Anda patut optimis bahwa awareness alias kesadaran masyarakat tentang brand Anda mulai naik. Artinya, usaha Anda mulai menjangkau banyak kalangan dan sudah banyak yang melihat produk Anda.

 

Tapi patut diingat bahwa meskipun post iklan facebook Anda sudah dilihat 5000 orang lebih, belum tentu iklan tadi sudah meninggalkan kesan di hati masyarakat. Inilah pentingnya memahami kekuatan dan kelemahan brand Anda agar bisa membuat campaign yang lebih meninggalkan impression.

 

Jika tidak, meski reach Anda sudah tinggi, orang akan bosan dan malah memutuskan untuk mem-block  ads Anda.

 

  1. Menambah Audiens

Di dunia sosial media marketing, jumlah audiens adalah kunci sukses. Jadi, penting bagi Anda untuk mengetahui perbedaan reach dan impression agar bisa merangkai konten berkualitas yang persis menyasar hati audiens Anda.

 

Sekali Anda berhasil membuat kesan, audiens akan dengan senang hati menjadi pengikut loyal. Atau bahkan, bersedia membagikan konten Anda pada yang lain.

 

Imbasnya, adalah tambahan jumlah follower yang akan membawa brand Anda agar semakin meluas.

 

  1. Influence bagi Audiens

 

Sah-sah saja jika Anda fokus untuk menambah dan terus menambah audiens Anda. Tetapi , apa gunanya memiliki audiens membludak tanpa punya ikatan yang kuat dengan pelanggan maupun follower Anda?

 

Brand Anda baru bisa dikatakan berhasil jika Anda memiliki pengaruh bagi audiens Anda. Menjalin hubungan yang kuat dan konsisten dengan audiens akan sangat mempengaruhi angka performa strategi marketing. Tetapi untuk mencapai itu, tentu saja, Anda mula-mula harus mengetahui perbedaan reach dan impression.

 

Kini setelah mengetahui beda mendasar di antara keduanya, Anda siap untuk merangkai strategi marketing dan tahu harus mengunggulkan yang mana, bukan?

 

Setiap bisnis jelas punya keunggulan dan kelemahannya sendiri-sendiri. Dengan mengetahui perbedaan mendasar antara reach dan impression, Anda telah selangkah lebih di depan untuk mengidentifikasi bagian yang perlu Anda strategi dalam strategi Anda.

× Silahkan Konsultasi Marketing GRATIS !