SeputarMarketing – Membuat konten marketing bukanlah hal mudah. Namun sayang, kadang Anda tidak dapat memaksimalkan konten marketing yang sudah dibuat. Untuk itu, coba simak beberapa tips berikut.

Strategi Konten Marketing memang melibatkan banyak budget. Karena, untuk membuat konten yang bagus dibutuhkan waktu dan skill tertentu. Anda bisa saja meluncurkan konten yang biasa saja (atau bahkan jelek), tapi itu amat tidak disarankan karena hasilnya sama  saja buang tenaga karena tidak menghasilkan apa-apa.

Untungnya, ada sejumlah cara untuk mengatasi kendala dalam membuat konten marketing, yaitu :

  1. Anda bisa menyewa jasa outsource demi konten Anda; baik melalui influencer maupun freelancer
  2. Anda bisa mempekerjakan Editor khusus di kantor Anda untuk memperbaiki draft tulisan yang kurang bagus
  3. Tidak perlu banyak-banyak memajang konten. Cukup gencarkan promosi, SEO, dan perbanyak sarana iklan
  4. Anda bisa mengkurasi konten Anda agar hanya menyajikan tulisan yang sedikit, tapi jelas bermutu

 

Dari beragam cara di atas, mana yang lebih efektif untuk Anda? Untuk mengetahuinya, terlebih dahulu mari kita bedah elemen-elemen permasalahan content marketing berikut.

 

Masalah Konten : Kualitas vs Frekuensi

Sebenarnya, ada dua masalah yang menghinggapi strategi marketing konten.

Satu, Anda harus terus menjaga kualitas konten. Konten Anda harus bagus, atau hasilnya tidak akan mengena. Kualifikasi konten yang bagus adalah berhasil menarik audiens, dan mempertahankan interest mereka terhadap brand Anda.

Dan kedua, adalah velocity. Dalam istilah lain, ini adalah mengenai seberapa sering Anda harus mengepos konten di platform pilihan Anda. Jika Anda jarang mengunggah konten, kendati kualitas Anda bagus, lama-lama audiens akan mulai melupakan Anda.

Dua hal ini saling bertentangan dengan satu sama lain. Anda bisa saja membuat konten yang benar-benar bagus—tapi hanya bisa mengunggahnya beberapa kali dalam sebulan. Cukupkah itu untuk membuat audiens Anda engage? Kebanyakan tidak.

Dan karena itulah terjadi skenario di mana sebuah brand kemudian terus menerus menerbitkan konten tanpa jeda dengan kualitas biasa saja. Apa boleh buat, karena budget tidak mengizinkan. Mau tidak mau, terjadilah kompromi semacam itu.

 

Jadi, Mana yang Lebih Baik: Konten yang Lebih Bagus atau Konten yang Banyak?

Jawaban untuk pertanyaan ini masih memancing pro dan kontra di antara para ahli marketing.

Karena, kasusnya memang bisa pelik. Jika Anda mengorbankan jumlah kontennya, risikonya adalah angka engagement yang juga turun. Dan ini adalah mangsa bagus untuk kompetitor Anda yang bersiap merebut perhatian audiens Anda kapan saja. Tapi jika Anda terus menerbitkan konten yang kurang berkualitas, audiens bisa menganggap Anda membosankan.

Mudah. Ada cara memaksimalkan konten marketing yang sudah dibuat, seperti berikut :

 

Baca Juga : Belum Bisa Closing? Cek Alasan Kenapa Anda Susah Jualan, Berikut Ini

 

 Cara Memaksimalkan Konten Marketing

 

#1 – Republish Ulang Konten Anda

  •  Di Website Anda

Adakah di antara semua konten Anda post yang berusia setahun lebih dan berperforma tinggi? Dalam arti, jumlah likes dan viewnya banyak, impactnya pun besar.

Jika ada, pertimbangkan untuk mengunggahnya ulang di website atau platform pilihan Anda seolah-olah post baru. Tapi agar tidak terlihat seolah kehabisan ide, beri sedikit sentuhan tambahan. Optimalkan performa SEO-nya di jalur traffic yang Anda incar. Pastikan tautan, riset, dan call to action di dalamnya masih up to date.

 

  • Di Website Lain

Strategi ini biasanya melibatkan dua platform atau lebih. Katakanlah, Anda memiliki sebuah post yang banyak dilihat di website Anda. Nah, mengapa tidak menerbitkannya ulang di LinkedIn atau Medium agar bisa meraih segmen lain audiens Anda?

Langkah ini murah, tapi terbukti dapat meningkatkan brand awareness. Di sisi lain, ketika sebuah konten sangat populer dan banyak disukai orang, bisa saja ada pihak ketiga yang meminta izin kepada Anda untuk menerbitkan tulisan itu di jurnal atau website mereka. Ini juga bisa meningkatkan exposure brand Anda ke level yang lebih tinggi.

 

#2 – Repurpose: Mengubah Format Konten Anda

Dengan teknik repurpose, Anda mengubah bentuk konten Anda menjadi sesuatu yang seolah berbeda dan pantas untuk diunggah ulang.

Sebagai contoh, sebuah blog post bisa diubah formatnya menjadi:

  • Infografis cantik
  • E-book pendek
  • Presentasi SlideShare atau PowerPoint
  • Podcast
  • Materi Online Course
  • Konten newsletter Anda

Menarik, bukan? Yang mengherankan, baru 17% ahli pemasaran yang telah memberlakukan trik ini. Mereka cenderung melakukan kesalahan dengan membuat konten-konten baru yang sebenarnya sudah ada bahannya, menghamburkan dana dan tenaga yang semestinya bisa untuk hal lain.

Padahal, salah satu keuntungan menggunakan teknik repurpose dan republish adalah Anda tidak harus jadi one man team yang mengerjakan semuanya sendirian. Karena kerangka besar kontennya sudah ada, Anda tinggal meminta tolong anggota team atau bawahan Anda.

Selain itu, ini juga penting untuk konsistensi identitas brand. Memiliki brand voice yang senada dalam seluruh elemen strategi marketing akan membuat kesan dari image brand Anda semakin membekas di kepala audiens.

 

Baca Juga : 6 Langkah Efektif untuk Menarik Calon Customer Baru

 

Tips Daur Ulang Konten Marketing

Agar tetap dapat bersaing di pasaran, Anda harus bisa mendapatkan hasil sebanyak mungkin tak peduli berapa budget Anda, waktu yang Anda punya, energi yang Anda kerahkan.

Dan mendaur ulang konten adalah satu dari sekian cara yang bisa Anda tempuh.

Tapi yang perlu Anda perhatikan, gunakanlah hanya 20% konten Anda yang terbaik.

Alasannya? Karena bahkan mendaur ulang konten butuh waktu, uang, dan tenaga. Jika Anda mencoba untuk mendaur ulang semua konten yang Anda punya, bisa-bisa progress kerja Anda terhambat.

Jadi, jangan mencoba langkah itu. Ambillah cara sederhana untuk mendaur ulang konten pilihan tersebut (seperti newsletter E-mail, media sosial, atau infografik ciamik). Unggah konten daur ulang tersebut, lalu beri waktu untuk menganalisis seberapa tinggi performa konten tersebut di jejaring maya.

Dengan perlakuan seperti ini, semua yang Anda terbitkan menjadi semacam tes kecil-kecilan. Akan timbul pertanyaan-pertanyaan seperti, “Apakah konten yang ini memenuhi syarat Google dan bisa membawa traffic ke website Anda?” “Apakah ini cukup untuk menjaring leads potensial?”

 

Jasa Konten Marketing

SeputarMarketing adalah Digital Agency yang menyediakan Jasa Konten Marketing untuk segala kebutuhan digital marketing brand Anda, seperti Blogging, Caption Sosial Media, konten website, konten brosur, konten script videi ataupun konten tekstual untuk promotional tools

 


Butuh Jasa Digital Marketing?

Kami adalah Creative Digital Marketing Agency dan Konsultan Marketing  yang dapat membantu bisnis Anda dalam melakukan Branding dan Promosi, melalui berbagai jasa digital marketing :

  1. Jasa Website Development / Jasa Pembuatan Website
  2. Jasa SEO  / Search Engine Optimization 
  3. Jasa Social Media Marketing
  4. Jasa Digital Advertising / Jasa Iklan Digital
  5. Jasa Sosial Media Influencer
  6. Jasa Branding / Jasa Video Marketing
WeCreativez WhatsApp Support
Apa Solusi Marketing Yang anda Butuhkan ?